Edisi 26 Oktober 2026Kebiasaan kecil, umur panjang.
← Sehat HarianOlahraga

Pemanasan dan pendinginan: bagian olahraga yang paling sering dilompati

Sepuluh menit yang menentukan apakah besok masih bisa olahraga.

Pemanasan dan pendinginan: bagian olahraga yang paling sering dilompati
Foto: j / Wikimedia Commons (CC BY 2.0)

Perhatikan orang yang datang ke lapangan atau taman di pagi hari. Sebagian besar langsung berlari, langsung bermain, langsung angkat beban. Begitu selesai, langsung duduk atau langsung pulang. Pemanasan dan pendinginan dianggap bagian yang bisa dilewati kalau waktu mepet.

Padahal keduanya adalah bagian dari olahraga itu sendiri, bukan tambahan. Tubuh yang baru bangun atau baru duduk seharian tidak siap diajak kerja keras tiba-tiba.

Baca juga: Hujan seharian, olahraga tetap jalan: bergerak di ruang tamu tanpa alat

Pemanasan: menyiapkan, bukan meregangkan

Pemanasan yang baik bersifat bergerak: jalan cepat, lari kecil, ayunan lengan dan kaki, gerakan ringan yang meniru olahraga yang akan dilakukan. Tujuannya menaikkan suhu otot dan detak jantung secara bertahap, sehingga sendi dan otot lebih siap. Peregangan statis yang ditahan lama sebelum olahraga tidak selalu diperlukan dan bisa menunggu sampai selesai.

Di cuaca tropis, orang sering merasa sudah panas sejak awal sehingga pemanasan terasa tidak perlu. Suhu udara yang tinggi tidak sama dengan otot yang siap.

Pendinginan: turun pelan-pelan

Setelah sesi utama, beri waktu beberapa menit untuk menurunkan intensitas: jalan santai, napas yang mulai teratur, lalu peregangan ringan pada otot yang dipakai. Berhenti mendadak setelah aktivitas berat bisa membuat kepala terasa ringan, terutama di udara panas.

Pendinginan juga waktu yang baik untuk memperhatikan tubuh: apakah ada nyeri yang tidak biasa, sendi yang terasa aneh, atau napas yang lama kembali normal. Nyeri tajam atau nyeri dada bukan hal untuk ditunggu hilang sendiri; periksakan ke dokter.

Sepuluh menit tambahan ini bukan pemborosan waktu. Justru ini yang membuat olahraga hari ini tidak berubah menjadi alasan absen minggu depan.

RN
Ratih NasutionRatih Nasution menulis untuk Sehat Harian dari 2023 hingga 2025, salah satu dari sedikit penulis yang menemani situs ini sejak tahun pertamanya. Ia dikenal di redaksi karena menolak menulis tentang suplemen apa pun yang belum ia periksa nomor izin edarnya.