Edisi 26 Oktober 2026Kebiasaan kecil, umur panjang.
← Sehat HarianOlahraga

Pegal sehari setelah olahraga: mana yang wajar, mana yang perlu diperiksa

Nyeri otot yang datang terlambat bukan tanda ada yang salah.

Hari pertama kembali olahraga setelah lama berhenti biasanya terasa menyenangkan. Masalah muncul keesokan paginya: turun dari tempat tidur terasa berat, naik tangga membuat paha protes, dan duduk di toilet menjadi urusan serius.

Rasa pegal yang muncul sehari atau dua hari setelah berolahraga adalah hal yang sangat umum, terutama setelah gerakan yang baru atau lebih berat dari biasanya. Ini bukan tanda cedera, dan bukan pula tanda olahraganya berhasil; ini hanya tanda otot sedang beradaptasi.

Baca juga: Pemanasan dan pendinginan: bagian olahraga yang paling sering dilompati

Yang wajar

Pegal yang wajar terasa menyebar di kelompok otot yang dipakai, misalnya kedua paha setelah jongkok atau kedua lengan setelah angkat beban. Rasa nyerinya tumpul, memburuk saat otot digerakkan, dan membaik perlahan dalam beberapa hari. Gerakan ringan seperti jalan kaki atau peregangan pelan biasanya terasa melegakan, bukan menambah sakit.

Yang bisa dilakukan: tetap bergerak ringan, cukup minum, cukup tidur, dan tidak langsung mengulang sesi berat sebelum pegalnya reda. Sesi berikutnya sebaiknya sedikit lebih ringan, lalu ditingkatkan bertahap.

Yang perlu diperiksa

Berbeda dengan pegal, nyeri cedera biasanya tajam, terletak di satu titik, dan sering muncul saat olahraga berlangsung, bukan sehari kemudian. Tanda lain yang tidak boleh ditunggu: bengkak yang jelas, sendi yang tidak bisa digerakkan penuh, nyeri yang hanya di satu sisi tubuh padahal gerakannya simetris, atau nyeri yang tidak membaik setelah beberapa hari.

Urine berwarna sangat gelap disertai nyeri otot hebat dan lemas setelah olahraga yang sangat berat juga merupakan tanda untuk segera ke fasilitas kesehatan, bukan untuk ditahan di rumah.

Pegal biasa akan pergi dengan sendirinya. Kalau ragu apakah yang dirasakan masih tergolong wajar, pertanyaan itu lebih baik diajukan ke dokter daripada dijawab lewat mesin pencari.

AF
Ayu FirdausAyu Firdaus menulis di Sehat Harian antara 2024 dan 2025, sebelum beralih ke pekerjaan lain. Ia sempat membawa kebiasaan baru ke redaksi: setiap artikel gizi harus dicoba resepnya di dapur sendiri lebih dulu.